Resensi novel|99 Cahaya di Langit Eropa

Novel yang diangkat dari kisah perjalanan ini memang banyak mengungkap jejak-jejak peradaban Islam di Eropa. Bahkan jejak-jejak peradaban itu masuk ke tempat-tempat sakral  Kristen di daratan Eropa. Diantaranya adalah berbagai macam kaligrafi bergaya Kufic pada lukisan-lukisan di Gereja, piring makan, lengkungan berbentuk ogive berjumlah ganjil pada gereja dan pada jubah raja Sisilia.

99 Cahaya di Langit Eropa

Belajar sejarah memang tidak harus kaku dan terpaku pada buku teks yang kering. Lewat novel ini kita menelusuri sejarah Islam di Eropa terutama dari masa Dinasti Umayyah dan Ustmaniyyah. Kita akan melihat jatuh bangunnya peradaban Islam yang pernah menyinari daratan Eropa. Lebih dari itu novel ini akan menggugah pemahaman dan perilaku beragama kita selama ini.

Lewat novel ini kita juga akan menyaksikan perjuangan imigran-imigran dari negara-negara muslim untuk mencari kehidupan yang lebih sebaik sekaligus menyebarkan cahaya Islam dan menghapus stereotipe negatif tentang Islam  yang sudah mengakar kuat di Eropa.

Latar belakang jurnalis yang dimiliki pengarang novel ini membuatnya sangat enak dibaca. Narasinya sangat deskriptif tetapi tidak bertele-tele. Pemilihan dialognya pun berbobot.

———————

Aku mengucek-ngucek mata. Lukisan Bunda Maria dan Bayi Yesus itu terlihat biasa saja. Jika sedikit lagi hidungku menyentuh permukaan lukisan, alarm di Museum Louvre akan berdering-dering. Aku menyerah aku tidak bisa menemukan apa yang aneh pada lukisan itu.
“Percaya atau tidak, pinggiran kerudung Bunda Maria itu bertahtakan kalimat tauhid Laa Illaaha Ilallah, Hanum, ” ungkap Marion akhirnya.

Virgin Mary and Child, karya Ugolino di Nerio (1280 - 1349). (sumber: en.wikipedia.org/wiki/Pseudo-Kufic)

About these ads

7 responses to “Resensi novel|99 Cahaya di Langit Eropa

    • gowes masih tetap jalan. cuma karena banyak acara di sore hari jadi sering libur.
      sampai saat ini baru 7 hari gowes selama puasa.

      setelah lebaran penginnya Bekasi-Bandung. masih nunggu anggota yang lagi recovery.
      udah kemarau, ga ada lumpur lagi. kita main on-road saja :D

  1. membaca novel 99 cahaya di langit Eropa karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra menjadikan kita semakiin bangga dan ciintaa sama Islam yang Rahmatan lil alamiin…

    yuuk marii menjadi agen muslim yang baik agar islam memang sejatinya mampu berjaya dengan damai menebar rahmat untuk seluruh alam…..

    Ohya, btw ada info menariik lho terkait buku 99 cahaya di langit Eropa,,,ada lomba foto kreatif 99 cahaya di langit Eropa dan ada kesempatan jalan2 gratiis ke Eropa…
    info lengkapnya di http://www.hanumrais.com/

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s