Suara Persaudaraan – pelopor nasyid Indonesia

Grup nasyid dari Malang ini merupakan salah satu pelopor nasyid di Indonesia. Walaupun aransemennya sederhana tetapi lirik-liriknya terasa sangat serius. Seluruh lagu mereka dibawakan secara acapela. Sebagian lirik-liriknya mengambil ide dari literatur gerakan tarbiyah dan majalah-majalah Islam seperti yang mereka nyatakan dalam sampul album mereka. Hal ini tidak mengherankan mengingat personil grup nasyid ini adalah aktivis Islam di kampus.

Walaupun diproduksi dan diendarkan secara indie (independen) namun distribusi kaset mereka sampai menjangkau Jakarta dan Medan. Seperti halnya grup-grup nasyid indie lainnya,  kaset-kaset mereka banyak dijual pada saat acara Mabit.

Album pertama : Bara dalam Tazkiyah – Sebuah Operet Kehidupan.

1. Sebait usia

2. Galau

3. Hasrat hatiku

4. Labuhan hati

5. Sebuah tausiyah

6. Zuhud I

7. Zuhud II

8. Dzikrul maut

9. Sejagad kasih ibu

10. Elegi untuk Aa

Maroji : Tarbiyatul Aulat, Siroh Nabawiyah, Ciri dan Fungsi Wanita Sholihah, Terapi Mental Aktivis Harakah, Tarbiyah Ruhiyah, Lima Taujih Ruhiyah, Meniti Jalan Islam.

Album kedua : Balada Sebuah Dangau – Sepenggal Episode Perjalanan

1. Perjalanan

2. Terminal Alam

3. Balada Sebuah Dangau

4. Bimbang

5. Munajahku

6. Fajar Kemenangan

7. Muhasabah

8. Kenanganku

9. Siapakah Dia

10. Pulang

Maroji : masih seputar album perdana Bara dalam Tazkiyah, Doa Orang-orang Tertindas, Majalah Ishlah & Ummi