Perpustakaan belum menjadi kebutuhan dan daya tarik

XXXX adalah hunian modern yang dilengkapi dengan sports center, ruko dan mall, shuttle bus, angkutan internal, driving range, taman bermain, sekolah bertaraf internasional, rumah sakit, dan tempat ibadah. Tentu kita sering membaca iklan rumah dengan embel-embel semua fasilitas di atas. Tetapi pernahkah anda menemukan satu fasilitas lagi yang ditawarkan yaitu perpustakaan umum bagi penghuni (dengan 20.000 judul buku dilengkapi dengan ruang seminar dan galeri seni, misalnya).

New York Public Library (Sumber: http://www.airninja.com)

Buku/membaca nampaknya masih belum menjadi kebutuhan pokok bagi kita. Bahkan (mungkin) tak terlintas sedikitpun di benak para developer/master planer perumahan-perumahan besar untuk menjadikan perpustakaan sebagai daya tarik bagi hunian yang mereka tawarkan. Sampai saat ini mereka masih berkutat dengan fasilitas-fasilitas fisik.

Perpustakaan umum bisa menjadi tempat berinteraksi antar warga. Jika kita mengharapkan interaksi yang majemuk antar warga maka perpustakaanlah tempatnya. Bagi orang Muslim mereka memiliki masjid sebagai tempat sosialisasi dengan tetangga. Akan tetapi tidak mungkin mereka akan bersosialisasi dengan tetangganya yang beragama Hindu atau Budha di masjid.

Bahkan konsep terbaru menjadikan perpustakaan sebagai homework center (tempat mengerjakan PR), memiliki ruang pertemuan dan seminar, dan kadang-kadang sebagai tempat pertunjukan dan pameran seni. Ketika saya berada di Korea Selatan saya menyaksikan sendiri anak-anak sekolah banyak memasuki Gumi City Library sepulang sekolah di hari Sabtu. Bisa jadi mereka akan mengerjakan PR-nya di perpustakaan itu atau gurunya sengaja memberi PR yang bahan-bahannya hanya ada di dalam perpustakaan. Hal yang patut ditiru oleh kita untuk menumbuhkan (memaksakan) minat baca dengan membiasakan mereka mengunjungi perpustakaan.

Ruang baca Perpustakaan New York (Sumber: http://www.psfk.com)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s