Kesadaran dan pengetahuan geografis kita – Letak pantai Nembrala

Tiba-tiba saya teringat dengan keprihatinan Sri Edi Swasono, dosen UI, tentang kesadaran geografis mahasiswa-mahasiswa yang sudah berada di semester 8 tetapi hanya mengenal daerah Jabodetabek saja. Mereka kesulitan untuk menyebutkan 10  kota-kota besar di Pulau Jawa. Mereka ternyata “buta” ilmu bumi Indonesia. Tidak ada yang tahu di mana Laut Sawu, Bima, Waingapu, Maumere, Ende, Larantuka, dan Rote.

Pantai Nembrala di ujung barat Pulau Rote (klik untuk memperbesar)

Ingatan itu terjadi karena saya melihat kesalahan pemosisian geografis sebuah pantai di Pulau Rote oleh seorang penulis, penikmat perjalanan yang dimuat di Koran Tempo, 20 Desember 2009. Sebagai seorang penikmat perjalanan (traveller) seharusnya dia sudah familiar dengan peta atau atlas. Ternyata dia masih salah juga dengan memposisikan Pantai Nemberala di Pulau Rote sebagai pantai Samudra Pasifik. Kita tahu bahwa Pulau Rote terletak di selatan khatulistiwa dan berhadapan dengan Samudera Indonesia. Hanya pulau-pulau di sebelah utara khatulistiwa dan terletak di sebelah timur yang berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik.

Rasanya tidak mungkin tulisan penulis tersebut tanpa melalui proses penyuntingan oleh redaksi Koran Tempo sebelum dimuat. Artinya anggota redaksi sekelas Koran Tempo pun masih ada yang kurang melek geografi. Hal ini tentu saja sangat mengenaskan karena wartawan dan mahasiswa adalah wakil-wakil dari golongan intelektual.

Posisi Pulau Rote terhadap Samudera Hindia
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s