Bangga memakai batik

Awalnya hanya keisengan dari sebuah unit pada sebuah grup di perusahaan elektronik dari Korea Selatan dimana angota-anggotanya berkeinginan untuk memakai batik pada hari tertentu. Ketika itu hanya 4 orang saja yang memakai batik. Ternyata beberapa rekan kerja dari unit lain berminat memakai batik sehingga jumlahnya mencapai 8 orang. Kemudian ide ini diadopsi oleh grup sehingga jumlah pemakai batik bertambah menjadi sekitar 20-an (yang lain masih malu-malu atau tidak pede memakai batik).

Rupanya ide ini menarik para group leader sehingga mereka bermaksud mengadopsi ide Batik Day ini. Malah ketika itu mereka berkomitmen yang tidak memakai batik harus mentraktir makan siang. Puncaknya keluar himbauan dari division head agar semua karyawan memakai batik di hari Jumat.

Motif batik - (Sumber: http://dhnizzchristian.ngeblogs.com)

Friday is batik day. Entah siapa yang memulai dan kenapa di hari jumat banyak orang yang memakai batik. Ini terbukti ketika kemarin pulang ke Malang di penerbangan Jakarta-Surabaya, Jumat malam, puluhan orang yang memakai batik.

Batik tidak lagi identik dengan baju kondangan. Kini tersedia berbagai macam motif dan model dari yang paling kasual sampai yang paling formal dengan berbagai macam teknik produksi dari batik printing, batik cap sampai batik tulis. Harganya pun bervariasi dari 30 ribu-an, ratusan ribu, sampai jutaan.

Teknik celup batik sebenarnya telah dikenal sejak ribuan tahun lalu oleh bangsa Sumeria dan menyebar hingga benua Afrika dan Asia. Meski demikian tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan batik yang paling pesat berada di Indonesia, terutama pulau Jawa. Omset industri batik Indonesia mencapai 8 trilyun dengan tenaga kerja mencapai 40 ribu (Media Indonesia, 3 Juli 2009). Bahkan para pedagang batik inilah yang dahulu menjadi cikal bakal pergerakan moderen Indonesia dengan mendirikan Serikat Dagang Islam. Lebih awal dibanding Budi Utomo, lebih proletar, tidak elitis dan tidak Jawa sentris.

Yang membanggakan, batik telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia (world heritage).

Motif batik Madura (sumber: http://www.batiktulismadura.net)

Iklan

2 responses to “Bangga memakai batik

    • Saya sudah mampir dan melihat-lihat koleksinya. Bagus dan indah motifnya. Saya ingin meminjam salah satu gambar untuk postingan ini (dengan mencantumkan sumbernya). 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s