Lensa atau megapiksel?

Jika saya yang ditanya demikian maka saya akan memilih lensa baru megapiksel. Megapiksel tidak berarti apa-apa saat ini karena sebenarnya kebanyakan dari kita memerlukan tampilan gambar hanya seukuran kartu pos. Artinya kebanyakan dari kita tidak membutuhkan resolusi yang sangat tinggi. Memang pada awal-awal pengembangan kamera digital, sensor kamera memiliki keterbatasan sehingga ukuran resolusi 3,2 megapiksel terasa wahh pada saat itu. Saya sempat merasakan kamera digital generasi awal dengan resolusi hanya 1,3 megapiksel, mirip dengan resolusi kamera ponsel saat ini.

Sony Cybershot dengan lensa Carl Zeiss

Sementara itu lensa menjadi sangat penting karena ia salah satu faktor yang paling menentukan baik buruknya hasil jepretan kamera kita. Ibarat mata, retina hanya menangkap apa yang dilewatkan oleh bola mata. Jika bola mata terkena katarak maka retina akan mendapatkan gambar yang buram. Maka meskipun anda memakai resolusi 12 mega piksel kalau lensanya jelek maka anda tidak akan mendapatkan gambar yang bagus.

Karena itu beberapa mereka kamera terkenal mempercayakan lensanya kepada sepesialis pembuat lensa. Misalnya Sony dengan Carl Zeiss, Panasonic dengan Leica, Kodak dengan Schneider Kreuznach. Seperti kita ketahui Carl Zeiss dan Leica adalah pembuat lensa sejak ratusan tahun yang lalu. Mereka adalah pelopor di bidang optik dan fotografi. Kalau anda berjalan-jalan ke Observatorium Boscha maka teropongnya menggunakan lensa buatan Carl Zeiss.

Komponen optik memang memerlukan akurasi dan presisi yang tinggi. Seringkali mereka memakai teknologi produksi dan jenis material terkini untuk mendapatkan kualitas lensa terbaik. Karena itu untuk menghasilkan lensa yang baik memerlukan biaya yang tidak murah. Jangan heran jika ada kamera profesional yang harganya lebih mahal dari harga mobil Kijang Innova. Coba anda googling tentang kamera Hasselblad, anda bisa mengecek berapa harga kameranya.

Iklan

2 responses to “Lensa atau megapiksel?

  1. Banyak orang juga berpikir begitu. Padahal megapiksel hanya marketing buzz, the most important thing is lens quality.
    Sama halnya dengan PMPO untuk audio. Mungkin banyak dari kita terkagum-kagum dengan power audio yang mencapai 4000 watt PMPO

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s