Mengapa China belum memiliki merek global?

oleh  Willem Smit and Michael Sorell

Banyak ekonom berpendapat bahwa iklim perdagangan kompetitif dari suatu negara membantu terwujudnya merek global yang kuat melalui tereksposnya produk domestik ke pasar luar negeri. Hal tersebut seharusnya memposisikan China sebagai negara penghasil merek global. Tetapi negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat tersebut tidak memiliki merek pada 100 merek teratas dunia dari Interbrands. Tidak juga Australia, Norwegia, dan Irlandia walaupun IMD World Competitive Center memberi mereka skor keunggulan kompetitif yang tinggi.

Salah satu alasan China tidak memiliki merek global adalah karena fokus pada Business to Business. Sebagian besar perusahaan China yang tercatat dalam Fortune Global 500 menjual produknya ke entitas bisnis yang lain dan membangun merek yang terkenal lebih sulit bagi perusahaan berkonsep Business to Business daripada perusahaan yang berorientasi ke konsumen (Business to Customer).

Dari posisi sekarang ini nampaknya merek dari China tidak akan menjadi dominan/terkenal dalam waktu dekat ini bahkan ketika China menjadi kekuatan ekonomi terbesar dunia.

Diterjemahkan dari Harvard Business Review, January 2010

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s