RX-420 Cikal bakal peluru kendali buatan Indonesia

Suksesnya Lapan (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional)  meluncurkan roket eksperimental RX-420 pada tahun 2009 telah membuka berbagai kemungkinan bagi Indonesia. Yang pertama Indonesia akan segera memasuki kelompok negara-negara elit yang memiliki kemampuan peluncuran wahana antariksa atau satelit. Tentunya hal ini tidak sesulit sebelumnya karena Lapan telah berhasil mengembangkan bahan bakar pendorong roket dengan formula/teknologi sendiri. Artinya kita tidak akan bisa diembargo oleh negara-negara produsen teknologi tinggi yang gemar main embargo.

 

Roket eksperimental Lapan RX-420 (sumber: globalsecurity.org)

Bahan bakar roket merupakan salah satu teknologi yang paling sulit diperoleh akibat adanya  MTCR (Missile Transfer Control Regime), yakni kebijakan pembatasan penyebaran teknologi  roket oleh negara-negara maju (Amerika Serikat dan sekut-sekutunya). Meski demikian setidaknya kita harus menunggu Lapan untuk menguji coba roket yang lebih besar lagi (RX-5xx) yang kemungkinan akan diluncurkan pada tahun 2010 ini. Nantinya Roket Pengorbit Satelit milik Lapan akan terdiri dari 3 buat roket RX-420 dan sebuah roket RX-5xx.

Yang kedua dengan kemampuan mengembangkan roket sendiri maka Indonesia tinggal selangkah lagi akan bisa mengembangkan teknologi peluru kendali. Dengan jangkauan sejauh 200 km, jika RX-420 dikembangkan menjadi rudal maka sudah bisa menjangkau wilayah negara tetangga jika kita tempatkan di sepanjang perbatasan. Pekerjaan rumah selanjutnya adalah mengembangkan teknologi hulu ledak dan sistem pengendali rudal.

 

Stasiun peluru kendali di sepanjang perbatasan dan jangkauannya

 

Seperti kita ketahui rudal merupakan salah satu alat utama sistem senjata yang memiliki efek penggentar tinggi. Penguasaan Indonesia akan teknologi pengembangan dan pembuatan rudal tentu akan menaikkan profil angkatan bersenjata kita di mata negara-negara tetangga. Dalam kasus sengketa perbatasan atau penguasaan wilayah seperti Ambalat tentu mereka tidak akan berani bermain-main dengan kita seperti yang sudah mereka lakukan selama ini.

Rudal-rudal yang kita kembangkan natinya bisa ditempatkan di posisi-posisi strategis disepanjang perbatasan. Setidaknya ada empat tempat yang memiliki letak strategi dan bisa menjangkau kota-kota penting di negara tetangga, a.l.

1, Pulau Rupat dengan jangkauan Malaka, Port Dickson dan Kuala Lumpur

2. Pulau Batam dengan jangkauan Singapura dan Johor

3. Entikong dengan jangkauan Kuching

4. Nunukan dengan jangkauan Tawau

About these ads

20 responses to “RX-420 Cikal bakal peluru kendali buatan Indonesia

    • Info terbaru dari Majalah Angkasa Juli 2010, pengembangan awal Rudal Indonesia berbasis RX-100 dengan jangkauan 30 km. Semoga bisa segera terwujud

  1. kami selaku rakyat indonesia sangat bangga dan berbesar hati, karna negara kita sudah mampu menunjukkan ke mata dunia, bahwa negara kita (indonesa ) adalah negara besar, dan merupakan negara yang sudah mampu untuk menjadi negara yang di segani oleh negara lain.

    • kita harus selalu mendorong pemerintah untuk mengembangkan industri persenjataan (ranpur, rudal, senapan serbu, pesawat udara, korvet, dll) dalam negeri

  2. DENGAN MATA TELANJANG, GEDUNG-GEDUNG DI SINGAPURA SANGAT JELAS TERLIHAT DARI PULAU BATAM. So…BEGITU MUDAHNYA NEMBAKIN RUDAL KE SINGAPUR DARI BATAM. NEMBAKNYA SAMBIL MEREM PASTI JUGA ANCUR DEH SINGAPUR. LA WONG DEKAT BANGET KOK. GAK USAH PAKE TENTARA, PREMAN2 BATAM DILATIH BENTAR JUGA BISA NEMBAKIN RUDAL KE SINGAPUR….WUIIIIIIIIH…

    • Sebenarnya dengan sasaran yang demikian jelas dan besar dibombardir dengan artileri atau roketpun pasti kena. Tidak perlu memakai rudal. Hanya saja pasti akan jatuh banyak korban sipil.

  3. Ya betul untuk nembak singapura,cukup pakai preman2 Batam,habis lah Singapure,tidak perlu training yg macam2,arah kan aja sambil merem.

  4. gw setuju sama indonesia ,,,, buat bikin peluru kendali buat ngancurin negara tetangga yang macam macam sembarangan sama indonesia ,,,,,,,,,, biar mampus tuh negara yang macam-macam

      • kita tidak sedang berperang ataupun mengajak perang. kita sedang mengembangkan kekuatan pertahanan agar tidak ada negara lain yang coba-coba/berani memerangi kita.

  5. buat apa kita punya rudal,kalo rakyatnya ngemis ke negara tetangga…..klo mo hancurin tu hancurin para koruptor….baru gue setuju,

    • anda terjebak pada pola pikir “Tirani Atau”. tidak usah mempertentangkan pembangunan kekuatan pertahanan dengan pembasmian korupsi. korupsi kita basmi DAN pertahanan juga kita perkuat.

      tahukah anda jika tiap tahun 200 trilyun kekayaan ikan di laut dijarah nelayan asing karena kita tidak bisa menjaga perairan kita yang demikian luas karena kita tidak memiliki kapal perang yang cukup?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s