Berubah (menjadi lebih ringkas) itu sulit.

Ini bukan tentang merubah dasar negara(amandemen). Untuk sekedar ringkas (memisahkan barang-barang yang diperlukan dan tidak diperlukan, kemudian membuang barang yang tidak diperlukan) saja seringkali resistensinya sangat besar.

Ringkas Rapi Resik Rawat Rajin (sumber: SBL Machine - Vietnam)

Orang Indonesia terlalu melankolik. Tipe orang-orang seperti ini akan memiliki segudang alasan untuk mempertahankan status quo. Bukannya berintrospeksi dan membandingkan kondisi sekarang dengan tuntutan yang baru, mereka malah banyak mengeluh. Lihat saja komentar mereka,
“Wahh kalo tidak disimpan tidak bisa kerja dong pak”
“Kalo semua sample dibuang bagaimana mau engineering pak”
“Masak waktu kita habis buat bersih-bersih doang”
“Kalau tidak berantakan tidak kelihatan kerja dong pak”
“Ini dokumen penting pak, tidak boleh dibuang”
Padahal sample2 itu tidak pernah disentuh. Dokumen di atas meja tidak pernah dibaca lagi sejak dua tahun yang lalu, bahkan mereka bisa memindai dan mengubahnya menjadi dokumen elektronik. Barang-barang pribadi itu tidak pernah dipergunakan sehari-hari.

Aku jadi teringat dengan kata-kata Jusuf Kalla, “Orang Indonesia tidak bisa dihimbau, mereka harus dipaksa.” Untuk menghadapi orang-orang seperti memang diperlukan paksaan. Himbauan saja (kadang sampai mulut berbusa pun) sulit untuk menggerakkan mereka. Oleh karena itu orang yang mempunyai otoritas tertinggi harus memberikan perintah. Setelah itu reward & punishment mesti jalan.

Sebenarnya kita bisa bersikap lebih positif dalam menghadapi perubahan atau tuntutan baru, yaitu proaktif. Bukannya mengeluh dan beralasan macam-macam, dengan proaktif kita akan menganggap setiap perubahan dan tuntutan sebagai tantangan. Adanya tuntutan (ringkas) dan hambatan (sample, dokumen, barang pribadi yang menumpuk) akan membuat kita tertantang menjadi kreatif.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s