Memijat untuk meningkatkan keintiman

Sebuah riwayat , ketika Rasulullah datang kepada Aisyah lalu beliau merebahkan kepalanya kepangkuan Aisyah ketika itu tujuh tahun sebelum beliau wafat , lalu Aisyah ra memijat kepala nabi dan tiba-tiba meneteslah buitran air mata Siti Aisyah dan mengenai pipi beliau hingga nabi heran dan bertanya ” apakah yg membuat mu bersedih hai Isteri ku ” ? , kemudian Aisyah menjawab bahwa ketika memijat kepala nabi dia melihat sudah banyak tumbuh rambut yg sdh memutih hingga Aisyah merasa khawatir bila sang nabi cepat dipanggil Allah ( wafat ) , lalu apakah yg engkau khwatirkan ya isteri-ku ? Aisyah menjawab, ” Bagaimana nanti dengan Islam ” ? , lalu baginda nabi menjawab , ” Bukankah telah kuwariskan Al-Quran dan Sunnah” ?

Kita tidak akan berdiskusi tentang topik yang berat. Tetapi lihatlah latar terjadinya hadis ini yaitu saat Aisyah memijat kepala nabi. Bahkan baginda nabi pun dipijat oleh isteri tecinta.

Tidak bisa dipungkiri bahwa memijat pasangan kita akan memberikan rasa nyaman dan meningkatkan kedekatan. Berbeda dengan pijat berat pada area leher, pundak dan punggung yang membutuhkan banyak energi dan mengharuskan rebahan agar bisa memijat dengan kuat, pijat ringan pada area kepala lebih mudah dilakukan dan memerlukan upaya yang sedikit. Bahkan sekedar usapan-usapan pada kepala sudah bisa memberikan kenyamanan pada pasangan kita. Jadi jangan sampai kita melewatkan momen-momen ketika pasangan kita bermanja-manjaan dengan merebahkan atau menyandarkan kepalanya ke tubuh kita.

Lima tahun yang lalu ketika baru saja menikah aku mendapat pengalaman baru berkenaan dengan pijat meijat. Ternyata pijatan pada ruas-ruas jari terasa sangat nyaman. Istriku yang memperkenalkan hal ini pada saat dalam perjalanan di bus atau pesawat.

Sebagaimana halnya genggaman pada jemari pasangan bisa meningkatkan kedekatan dan memberikan rasa nyaman, begitu juga dengan pijatan pada jari-jari tangan. Hal ini bisa dipahami karena tangan merupakan  tempat dimana syaraf-syaraf peraba berkumpul sehingga sensasi pijatan akan lebih terasa.

Kondisi santai adalah saat yang paling tepat untuk memberikan pijatan pada pasangan kita, misalnya ketika dalam perjalanan, sedang berbincang-bincang, mendengarkan musik atau menjelang tidur. Jika anda mengalami insomnia ringan bisa dipastikan anda akan sembuh seketika dan segera terlelap dengan pijatan ini. Tapi jangan tidur dulu anda juga harus memijat pasangan anda 🙂

Iklan

4 responses to “Memijat untuk meningkatkan keintiman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s