Speaker tipis berteknologi piezoelectric | Film speaker

Fenomena piezoelectric pertama kali ditemukan oleh Pierre Curie dan Jacques Currie pada material padat seperti kwarsa dan kristal. Material tersebut akan menghasilkan medan listrik ketika ditekan atau ditarik. Jika tegangan listrik diberikan kepada material tersebut maka ia akan bergetar.

Direct piezoelectric (mic, sensor)

Film speaker menggunakan piezoelectric film yang disebut PVDF (Poly Vinylidene Fluoride). PVDF film speaker menggunakan fenomena piezoelectric dimana film akan menghasilkan tegangan listrik ketika mendapat gaya dari luar. Film PVDF menghasilkan listrik ketika ketika mendapat gaya dari luar berupa getaran atau kejutan sebagai akibat dari efek piezoelectric. Sebaliknya ketika sebuah tegangan AC diaplikasikan ia menunjukkan karakteristik bergetar sebagai akibat kebalikan dari efek piezoelectric. Dengan prinsip ini, film speaker mereproduksi suara melalui getaran yang ditimbulkan film PVDF tipis ketika diberi tegangan di kedua sisi.

Inverse piezoelectric (speaker)

Jika dibandingkan dengan keramik, PVDF film memiliki karakteristik yang lebih bagus dalam hal fleksibilitas, ketahanan abrasi, menahan kondisi tekanan, mampu cetak, efisiensi tinggi, beroperasi pada tegangan tinggi, tahan korosi dan sifat higrosopis yang rendah. Kelamahannya adalah pada frekuensi rendah ia tidak berfungsi dengan baik.

Saat ini film speaker sudah diproduksi secara masal oleh perusahaan dari Korea Selatan, FILS (fils.co.kr). Beberapa model speakernya bisa dilihat pada gambar berikut ini.

FS-706SW

FS-701SW

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s