Pengalaman mencari rumah di Cikarang

Setelah bertahun-tahun menjadi kontraktor, pada tahun 2007 kuputuskan untuk segera memiliki rumah baru walaupun tabungan masih cekak. Impianku untuk memiliki rumah di Islamic Village pupus karena harganya yang membubung tidak terjangkau. Sungguh aku sangat menyukai lingkungan di sekitar kontrakanku. I like the livelihood very much.

Kendalanya adalah lokasinya yang terlalu jauh dari tempat kerjaku yang baru Kawasan Industri MM2100. Tiga propinsi harus kulewati tiap hari, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Belum lagi kemacetan yang sering mengintai ketika melewati Jakarta. Karena itu pula bus jemputan mesti berangkat pagi-pagi jam 05:20 agar tidak terjebak kemacetan di Tomang.

Sebenarnya di Cikarang tidak kekurangan perumahan mulai dari perumahan di sepanjang Jl Raya Setu, Cikarang Utara, Cikarang Baru, Lippo Cikarang, Taman Sentosa, Villa Mutiara hingga Mega Regency dan Kota Serang Baru.

Dengan diantar seorang teman yang memiliki motor aku berkeliling untuk melihat-lihat perumahan tersebut. Banyak diantaranya yang tidak sesuai dengan kriteria yang kumiliki. Misalnya drainase yang kurang bagus, tidak ada jaringan air bersih, kurang fasilitas pendukung (ruko/pasar, taman, sekolah, dll), jalan akses yang sempit, kurang hijau, dll. Memang tidak mudah mendapatkan rumah dengan kriteria di atas sementara bujet untuk mendapatkannya sangat cekak. Sebenarnya perumahan elit memenuhi semua kriteria di atas namun tidak terjangkau oleh seorang buruh seperti diriku.

Akhirnya ada seorang Marketing perumahan yang datang ke kantor kami. Bersama dengan beberapa orang teman kami di antar ke lokasi perumahan yang dia tawarkan. Kesan pertama begitu menggoda. Sebuah bulevar yang hijau dengan trotoar yang cukup lebar untuk pejalan kaki maupun sebagai joging track. Median jalannya sangat lebar dengan pepohonan yang lebat, tinggi dan rindang. Yang lebih menyenangkan lagi terdapat bike lane di sepanjang bulevar tersebut.

Tentu saja yang berada di sepanjang bulevar tersebut adalah pusat-pusat bisnis, perbelanjaan dan perkantoran. Tapi setidaknya bulevar tersebut memberikan oase bagi penghuninya ketika berangkat maupun pulang dari kerja.

Ruko Ventura - Lippo Cikarang

Rumah yang ditawarkan cukup jauh dari bulevar hijau yang menjadi pusat bisnis tersebut, sekitar 5 km. Meski demikian jalannya cukup bagus dan lebar dengan pepohonan yang rindang. Masih banyak tanah dan rumah yang kosong.Lokasinya benar-benar terpencil dan paling jauh. Saat itu tidak ada pertokoan di sekitarnya sehingga jika ingin berbelanja mesti keluar dulu sejauh 4 km.

Drainase sangat bagus, kemiringan tanah cukup tinggi. Terdapat sebuah sungai di lembah sehingga peluang terjadi banjir sangat kecil. Jalannya mulus dengan pepohonan angsana di kiri kanannya.

Dengan sistem klaster maka tidak ada pagar di setiap rumah hal ini membuat kesan rapi karena rumah-rumah menjadi seragam tanpa pagar yang berbeda-beda atau berwarna-warni. Selain itu tidak adanya pagar membuat kesan lega.

Masjid atau musholla

Dari tadi berkeliling aku belum menjumpai masjid atau musholla di perumahan ini. Hmm, bisa berabe nih padahal aku sudah kepincut dengan perumahan ini. Tidak mungkin aku tinggal/bermukim di perumahan yang tidak ada masjidnya. Setelah bertanya ke marketingnya dia menunjukkan sebuah rumah yang difungsikan sebagai musholla. Alhamdulillah, ada tempat yang bisa dipakai sebagai sholat berjamaah walaupun kurang representatif.

Well, aku harus membidik perumahan di sepanjang jalan yang terdapat musholla tersebut. Nah ini dia, nomer 63 masih belum terjual. Walaupun tidak percaya dengan angka sial/beruntung namun aku suka dengan angka cantik ini. 63 jika dijumlahkan akan menghasilkan angka 9.

Tak terasa kini sudah tiga tahun tinggal di perumahan ini. Banyak perubahan yang terjadi bahkan terasa sangat cepat. Hanya satu kilometer dari rumah kini terdapat pusat bisnis dengan deretan ruko-ruko (ekspedisi, mini market, warung, toko bangunan&listrik, salon, spa, kontraktor, playgroup, laundry, bimbingan belajar, IT, dll) dan kantor pusat PT Lippo Cikarang Tbk. Dua kilometer terdapat sport center dan pujasera (padahal belum tentu memanfaatkan fasilitas ini  ) yang sedang dalam proses pembangunan. Masih dalam jarak yang sama terdapat Green Mall, pusat penjualan tanaman hias.

Alhamdulillah, lima puluh meter dari rumah sudah berdiri sebuah masjid yang sangat bagus hasil dari swadaya warga dan sumbangan seorang dermawan. Masjid yang kami rencankan bisa berdiri dalam empat tahun ternyata hanya membutuhkan waktu satu tahun saja.

I like this place, Taman Cibodas – Lippo Cikarang

Iklan

29 responses to “Pengalaman mencari rumah di Cikarang

  1. I like Taman Cibiru Extention 🙂

    Padahal awalnya kepicut Le Jardin..Apa daya single lady harus ngikut pendapat ortu…Kata mama Cibiru lebih sesuai dgn kantongmu…wkwkkwkw….

  2. Numpang nimbrung ya… sebenernya temen di kantorku banyak yang ngincer perumahan LippoCikarang, tapi sayang 90% pada ngak jadi dan malah pilih perumahan yang lebih jauh masalahnya karena issue susahnya akses ke mesjid

    • Beruntung saya tinggal di Taman Cibodas yang memiliki masjid cukup besar & megah. Selain di Taman Cibodas, Taman Cibiru/Cisarua, Lembah Hijau/Taman Kintamani juga sudah ada masjid. Bahkan di Lembah Hijau masjidnya juga memiliki lembaga pendidikan, SDIT Al Hidayah

      Kalau tidak salah di Casa Del Madrid juga sudah ada rumah yang difungsikan sebagai masjid.

      Khusus untuk perumahan elit, kita harus keluar kompleks dulu untuk mendapatkan masjid.

  3. dari dulu saya sangat meng idam idamkan punya rumah di taman cibodas/ cibiru lippo cikarang……..mudah mudahan segera terwujud cita cita saya ini……

    • ada beberapa rumah di cibodas yang sedang dijual. lebih cepat lebih baik, karena harga rumah di lippo selalu naik dengan tajam dari tahun ke tahun. semoga segera terwujud 🙂

    • saran saya, silahkan disurvei dengan seksama karena cikarang utara rawan banjir. yang kedua sebisa mungkin cari perumahan yang ada jaringan air bersihnya. kualitas dan kuantitas sumur/air tanah di cikarang kurang bisa diandalkan

  4. bisa minta saran ga pak ?
    kebetulan saya yang baru menikah sedang nyari rumah yang deket kantor dan nyaman.
    Ada 3 pilihan yang membuat saya bingung :
    1. Cluster lembah hijau jln. azelia raya. LT 90 LB 60 desain minimalis modern baru selesai renovasi,ada tempat jemuran depan SD dan deket banget sama ruko2 didepan jalan utama yang besar. harganya 560

    2. Cluster T.Cibodas. deket pos security
    LT 72 desain minimalis modern baru selesai renovasi juga cm ga ada tempat jemur. disebelahnya ada rumah kosong yang rusak (klo dijual murah suatu saat lumayan hehe). blum ada terali dan carpot (tp ada parkiran). harga 265 jt

    3. Taman sentosa
    LT 162 Lb 200 bangunan bagus, plafond gipsum, genteng bagus. dapet kitchen set, bathroom set 2 kamar mandi. lampu hias carpot sudah ada. sudah teralis. hanya saja rumah ini sudah kosong 2 tahun tp kondisinya sangat baik. jeleknya desain penataan ruangan rumah menurut saya jelek. harganya 600jt.

    menurut bapak mending saya beli dimana yah ? soalnya semuanya ada plus minusnya. jadi bingung….

    mang knapa ya di lembah hijau tsb mahal banget cm dapet LT 90

    thanks saranya

    • menurut saya yang di Lembah Hijau terlalu mahal. selisih luas tanah hanya 18 meter persegi tetapi harganya lebih dari 2x lipat (saya lebih melihat ke luas tanah karena luas bangunan bisa diatasi dengan dua lantai). dengan harga 560 juta saya berpendapat lebih baik anda membeli rumah di Elysium (mungkin harga rumahnya di kisaran 600 jutaan tetapi lingkungannya lebih bagus)

      saya berpendapat Taman Cibodas lebih bagus untuk masa depan. Lippo Cikarang sekarang bergeser ke arah Timur. apalagi dengan dibukanya akses tol KM34,7 maka Taman Cibodas dan sekitarnya akan semakin mudah transportasinya.

      selain itu yang kurang saya sukai dari Lembah Hijau adalah lokasinya yang dikelilingi pabrik-pabrik. saya merasa Lembah Hijau terlalu ramai (too crowded) karena klasternya sangat besar.

      • Thanks saranya pak 😀

        saya memang berat di T. Cibodas atau di Taman sentosa.
        klo di lembah hijau gara2 ortu yang ngebet saya beli disana hehehe

        klo di cibodas sisa duit bisa dibeliin kendaraan atau yang lainya. air juga bagus secara WTP. cuma emang sih rumah yang ditawarkan tergolong sederhana, sedangkan klo di taman sentosa yang ditawarkan ke saya luas tanahnya besar dan bangunannya mewah. setau ane dengan harga segitu memang yang paling murah.

        btw klo di taman cibodas aman ga ya ?

        makasih atas saran dan informasinya

        istikhoroh dululah saya hehehe

      • insa Allah di Taman Cibodas aman. lebih aman dari TS berdasarkan cerita teman yang tinggal di sana.

        kalau di Taman Sentosa yang harus dipertimbangkan adalah air dan akses jalan. di hari kerja anda mesti memutar dulu ke Lippo Cikarang untuk ke Jakarta. begitu juga dari arah Lippo anda mesti berputar dulu ke flyover baru bisa masuk Taman Sentosa.

        anyway, masing-masing lokasi pasti punya plus minus. silahkan dipertimbangkan masak-masak 🙂

  5. Dear pak irawan,

    Saya tertarik untuk tinggal di taman cibodas, mohon infonya mengenai transportasi umum dsana pak? apakah mudah aksesnya jika mau ke Jakarta?

    Terima kasih sebelumnya

    • Ada shuttle bus reguler dari Lippo Cikarang ke Jakarta (Blok M) mulai jam 05:00. Dari Taman Cibodas anda bisa naik angkutan internal AO (paling pagi jam 6:15 di Cibodas) ke terminal bus.

  6. malam pak, nanya lagi yah hehe…
    Taman cibodas tuh deket sama Sutet ya pak ? itu klo buat pengajuan KPR bakal dipermasalahkan tidak ya pak ?

    harga pasaran disana berapa ya pak ?
    tadi saya jalan2 juga ke taman cibiru, menurut bapak lebih enak mana ya tinggal dicibiru atau di cibodas ? oiya disebalah taman cibiru tu kok ada pekerjaan jalan ya ? tu jalan akses kemana ya pak ?

    • selamat malam,

      Taman Cibodas jauh dari Sutet. Yang dekat dengan Sutet adalah Le Jardin. Yang akan dipermasalahkan oleh bank adalah kondisi keuangan anda bukan Sutet yang tidak berdampak apapun :). Cibodas dan Le Jardin hampir semuanya sudah terjual dan bisa dipastikan semuanya melalui proses KPR. termasuk rumah yang saya tempati 🙂

      saya kurang tahu harga pasaran di sini. kemungkinan 120-150 jutaan untuk rumah yang belum direnovasi. kalau anda suka keramaian, Cibiru lebih cocok. kalau anda suka lingkungan yang sepi Cibodas lebih cocok.

      yang sedang dikerjakan adalah jalan akses ke GT Cibatu KM34,7 dan Delta Silicon V. selain itu juga ada pekerjaan pembangunan tandon air di samping BTS Cibiru

      • wah makasih banyak pak atas infonya, maklum rumah pertama hehe….
        oiya pak, bapak punya info rumah yang bapak rekomendasikan untuk dibeli di cluster cibodas ? hehe

        oiya ane sempet baca di blog klo peraturan di lippo ga boleh ya jemur didepan rumah ? soalnya rumah yang ane minat tuh ga ada tempat jemuranya :'(. adanya di halaman depan

  7. halo Pak Irawan, harga rumah di taman cibodas sekarang kisaran berapa ya? atau mungkin ada informasi rumah yang sedang dijua. boleh dikirim lewat email saya. terima kasih banyak.

  8. siang.. mau tanya pak, untuk lokasi Perumahan Taman Sari Puspa Lippo cikarang bagaimana pa ? strategis tidak , sudha berkembang pesat blm ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s