Aspek deskriptif (peta) yang terlupa dalam novel-novel Andrea Hirata

Pulau Belitung (sumber:thebelitongislandjourney.blogspot.com)

Mengingat novel-novel Andrea berdasarkan kisah nyata dan berkaitan dengan banyak nama tempat tentu akan sangat membantu seandainya terdapat di dalamnya peta-peta yang menunjukkan tempat berlangsungnya peristiwa-peritiwa tersebut. Minimal peta-peta tersebut terdapat dalam lampiran.

Jika kita lihat, novel-novel fiksi tentang dunia sihir-menyihir  selalu mencantumkan peta-peta rekaan dari berbagai kerajaan ataupun lokasi-lokasi aneh tempat berlangsung kisahnya. Dengan demikian mencantumkan peta Belitung (Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Padang Bulan&Cinta di Dalam Gelas) ataupun Inggris, Eropa dan Afrika (Edensor) tentulah lebih mudah dibanding membuat sebuah peta rekaan. Adanya peta-peta tersebut akan semakin memperkuat cerita dan memperjelas gambaran kita tentang lokasi terjadinya.

Apalagi jika hal ini dikaitkan dengan gaya bertutur Andrea yang banyak menyisipkan istilah-istilah ilmiah dan bahasa Latin maka pencantuman peta-peta akan sangat selaras sekali. Dibalik itu hal ini akan mendorong pembacanya untuk mengeksplorasi lebih jauh lokasi-lokasi yang tercantum dalam novel-novel Andrea.

Iklan

2 responses to “Aspek deskriptif (peta) yang terlupa dalam novel-novel Andrea Hirata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s