Sepeda impor lebih bagus?|Hati-hati dengan posisi rem yang terbalik

Sebagian dari kita pasti masih ada yang beranggapan bahwa barang-barang impor kualitasnya lebih baik. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah mengingat sebagian barang-barang tersebut berasal dari negara-negara yang teknologi manufakturnya lebih bagus dari negara kita. Hanya sebagian dari kita mungkin tidak berpikir lebih jauh dengan mengajukan pertanyaan, apakah cocok untuk saya (kebiasaan/standar orang Indonesia)?

Kita tentu tidak meragukan kualitas mobil Ford atau Chrysler. Tetapi apakah anda mau membelinya ketika posisi setirnya ada di sebelah kiri? Sedangkan kita tahu bahwa bahwa di Indonesia semua kendaraan beroda empat menggunakan setir kanan karena kebiasaan/standar di Indonesia bahwa kita harus berjalan di sebelah kiri.

Sepeda Giant - Perhatikan posisi tuas rem dan arah kabel remnya (sumber: http://autobus.cyclingnews.com)

Begitu juga dengan sepeda. Kita tentu tidak meragukan kualitas sepeda bermerek Giant/Dahon. Tetapi bagaimana jika ketentuan/cara pengereman dibalik? Sepeda Giant yang dijual ke pasar Amerika Serikat meletakkan tuas rem belakang pada setang sebelah kanan dan tuas rem depan pada setang sebelah kiri (kalau tidak salah Dahon juga demikian). Hal ini tentu berlawanan dengan kebiasaaan/standar orang Indonesia dimana untuk rem belakang tuas remnya di sebelah kiri dan rem depan sebaliknya. Artinya sepeda tersebut asal diimpor, belum disesuaikan dengan standar dan kebiasaan orang Indonesia.

Di sinilah letak kekurangan (bahayanya). Karena sedari kecil kita selalu memakai sepeda dengan tuas rem belakang di sebelah kiri maka kebiasaan/reflek kita sudah terbentuk. Begitu ada rintangan atau kondsi darurat reflek kita pasti akan bekerja (tanpa melalui analisa/otak) melakukan pengereman belakang baru pengereman depan. Apa jadinya jika reflek itu justru melakukan pengereman depan terlebih dahulu? Pasti akan fatal. Pengereman depan yang dilakukan secara tiba-tiba akan membuat anda terjungkal. Jika itu terjadi pada turunan dan kecepatan tinggi bisa membuat kita terlempar dari sepeda.

Hal itulah yang terjadi pada kedua rekan saya (memakai sepeda Giant). Pada kasus pertama karena rekan di depan berhenti secara tiba-tiba maka ia melakukan pengereman mendadak agar tidak menabrak, secara reflek dia menekan tuas rem sebelah kiri (rem depan). Tetapi untung hal tersebut terjadi pada kecepatan rendah di trek datar berupa jalan tanah. Hanya belepotan lumpur saja.

Kasus kedua terjadi pada rekan yang bersepeda pada kecepatan tinggi di trek turunan (Lembang). Karena hendak menghindari jalan yang rusak dia reflek melakukan pengereman. Lagi-lagi karena itu gerakan reflek maka tidak sempat berpikir tuas rem sebelah mana. Otomatis reflek (sesuai kebiasaan kita) menggerakkan jari-jari tangan kiri menekan tuas rem, padahal itu rem depan. Rekan yang naas tersebut terjatuh dari sepeda berkecepatan tinggi sehingga kepalanya bocor dan tulang bahunya patah.

Saran saya, bagi anda yang sudah membeli sepeda-sepeda impor dan posisi remnya terbalik hendaknya sesegera mungkin membiasakan dengan kebiasaan baru tersebut. Dan sebaiknya anda tidak berganti-ganti sepeda yang cara pengeremannya berlawanan karena hal itu hanya akan mengacaukan reflek anda. Dan bagi anda yang akan membeli sepeda-sepeda impor itu hendaknya berpikir dua kali atau untuk lebih amannya ditukar saja posisi brake lever-nya (jika bisa).

Mari kita tagih komitmen dari produsen/importir sepeda-sepeda tersebut untuk menyesuaikan produknya dengan standar konsumen di negara tujuan (Indonesia).

Iklan

4 responses to “Sepeda impor lebih bagus?|Hati-hati dengan posisi rem yang terbalik

  1. Hmm ternyata saya salah satu korban rem yang tidak seperti biasa, kepala terbentur jalan beton sampai pingsan gara2 tejerembab salah reflek ngerem

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s