Gowes keluar masuk kampung|Sistim drainase yang buruk

Bersepeda menembus kampung-kampung banyak menemukan hal-hal menarik atau malah membuat kening berkerut.

Salah satu hal yang sering kuperhatikan adalah sistim drainase (yang buruk) di kampung-kampung. Tidak heran jika jalan sering rusak karena air hujan menggenang. Tidak heran jika jalan menjadi kubangan comberan karena air dari kamar mandi dibuang ke jalan. Seringkali menjijikkan. Bagi goweser seperti saya tidak masalah melibas kubangan lumpur selama bukan dari comberan.

Jalan becek akibat drainase yang buruk (sumber: lovembem.co.cc/cerita/kenapa-dibiarkan)

Tinggal di dataran rendah dengan kontur tanah yang rata memang membutuhkan perencanaan drainase yang serius. Tidak asal menggali tetapi harus dipastikan bahwa sistim drainase tersebut mampu mengalirkan dan membuang air limpasan ke saluran yang lebih besar. Jangan heran jika kita menemukan perumahan dengan dengan saluran drainase yang bagus tetapi ternyata airnya tidak bisa mengalir alias berputar-putar saja di perumahan tersebut.

Di kampung lebih parah lagi. Seringkali air comberan itu dialirkan begitu saja sehingga meluber ke mana-mana. Atau lebih parah lagi dibuang ke jalan raya. Coba kita renungkan. Jika sebuah ranting yang tergeletak di tengah jalan saja kita diminta untuk menyingkirkan bagaimana dengan membuang air kotor ke jalan? Berapa ribu orang yang akan terkena najis akibat ulah tersebut?

Seperti halnya jalan raya (yang sedang gencar dibangun), sistim drainase menurut saya juga tidak kalah penting. Drainase berkaitan erat dengan sanitasi, kesehatan lingkungan dan tentu saja estetika. Di dalam pemukiman yang padat kita tidak bisa mengharapkan swadaya masyarakat untuk membangun sistem drainase mandiri (seperti yang kutemukan di pedesaan di Malang) karena permasalahannya lebih kompleks. Harus ada campur tangan pemerintah.

Iklan

One response to “Gowes keluar masuk kampung|Sistim drainase yang buruk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s