Agar tidak tertipu diskon

Sale (obral) atau Great Sale (obral besar) adalah saat yang ditunggu-tunggu untuk mendapatkan barang bagus dengan harga murah. Meski demikian kita harus waspada dengan barang-barang yang diobral/diskon. Karena ada beberapa barang yang harganya dinaikkan dulu alias di-markup baru setelah itu didiskon. Untuk itu kita harus tahu harga normal dari barang-barang tertentu agar tidak tertipu. Jangan sampai kita membeli barang diskon tetapi harga setelah diskon malah lebih mahal daripada harga aslinya.

Saat mall sedang sepi dan tidak promo macam-macam adalah saat yang tepat untuk memantau (membidik) harga barang-barang yang akan kita beli. Pada kondisi tersebut kita bisa mendapatkan atau menghapalkan harga normal dari barang-barang yang kita bidik. Misalnya sepatu COLE dengan kulit asli (genuine leather) harga normalnya adalah 180.000. Celana formal merek Stanley Adams harga normalnya 150.000. Jika kemudian ada obral dan harganya kurang dari harga di atas maka memang benar-benar obral.

Tetapi yang mesti diingat  kegiatan memantau atau menghapal harga barang-barang tersebut jangan sampai membuat kita tergoda dan malah membeli barang-barang yang tidak kita butuhkan.

Label harga sepatu COLE

Ada banyak contoh dimana harga barang-barang tersebut di-markup dulu lalu didiskon tetapi harga diskonnya masih lebih murah dibanding harga normal. Contohnya kemarin aku membeli sepatu COLE seharga 124.500. Setahun yang lalu harga normalnya adalah 180.000. Tetapi ketika kemarin aku membelinya label harganya tertera 249.000. Jadi sebelum didiskon harganya dinaikkan 69.000. Meski demikian harga akhir setelah diskon 50% (124.500) masih lebih murah dibanding harga normalnya. Artinya diskon sebenarnya tidaklah 50% tetapi hanya 31% ((180000-124500)/180000 x 100%)).

Godaan selanjutnya adalah menumpuk barang-barang diskon. Kalau anda sudah memiliki dua sampai tiga buah celana untuk jenis yang sama artinya anda harus berhenti menambah celana jenis tersebut. Anda hanya bisa membeli kembali celana jenis tersebut setelah celana yang anda miliki menjadi usang atau kekecilan. Tidak ekonomis dan terhitung pemborosan jika memiliki satu celana jenis tertentu dalam jumlah banyak hanya karena ada event diskon.

Sabar, jeli, dan menahan diri adalah kunci memiliki barang-barang berkualitas bagus dengan harga murah.

Iklan

One response to “Agar tidak tertipu diskon

  1. Teringat satu peristiwa ketika sesi taaruf di tempoh hari peserta disaran memperkenalkan diri dengan satu soalan tambahan yang berbunyi .Apakah dua perkara yang orang lain tak tahu tentang kamu?.Soalan itu telah mengetik minda membuatku sedar bahawa rupanya aku punya minat yang mungkin semua orang tidak mengetahuinya iaitu membeli barangan terpakai atau biasanya disebut second hand..Membeli barangan terpakai pada aku memberi berjuta makna yang mendalam. Jangan tak tahu aku selalu diperlekeh atau kadang-kala disoal mengapa mesti barangan terpakai yang menduduki carta utama. Iaitu membeli barangan terpakai ibarat menyambung harapan si pemilik asal..Contoh lain jelas tergambar segelintir kaum Adam yang sanggup berlecun peluh menyental tubuh motokar tidak bernyawa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s