Resensi buku Nenek hebat dari Saga – Saga no gabai bacha

Setelah beberapa kali melihat buku ini akhirnya kemarin kuputuskan untuk membelinya. Tidak rugi kita mengeluarkan uang 48.000 untuk membeli buku ini. Buku ini akan membuat kita belajar tentang kesederhanaan, keuletan, dan perjuangan melawan (atau sekedar bertahan dari) kemiskinan tanpa harus meratap.

Buku yang diangkat dari kisah nyata ini mengambil setting kondisi Hiroshima pasca PD II. Perang memang mengakibatkan kesengsaraan dan kemiskinan bagi banyak orang termasuk seorang anak (Akihiro) yang harus kehilangan ayahnya yang terkena radiasi bom nuklir. Si ibu yang harus bekerja keras dari pagi hingga malam memutuskan untuk mengirim anaknya ke rumah neneknya.

Di kampung yang serba terbatas inilah Akihiro mendapatkan pengalaman berharga bagaimana neneknya dengan ratusan akal cerdiknya menyiasati kemiskinan. Bisa kita bayangkan seorang nenek memasan jala di sungai untuk mendapatkan berbagai macam barang dan bahan makanan dan barang yang hanyut dari hulu mulai dari lobak, wortel, apel hingga sandal. Atau akal cerdiknya mengikatkan magnet dengan seutas tali ke punggungnya sehingga ia bisa bisa mengikat paku-paku atau serbuk besi yang kemudian ia jual ke toko daur ulang.

Bukan hanya dalam hal mendapatkan barang dan makanan mereka bersiasat. Dalam menghadapi berbagai kesulitan pun mereka masih bisa berkelit, melihat sisi baiknya atau minimal menertawakan kemiskinan mereka. Sulit memang tapi menarik dan mengasyikkan.

“Nek, dua hari ini kita kok makan hanya nasi saja tanpa lauk, ya?” Setelah aku berkata begitu, sambil tertawa terbahak-bahak, nenekku menjawab, “Besok nasi pun takkan ada kok.” Aku dan nenek hanya bertatapan mata, kemudian kembali terbahak bersama-sama.

Nenek hebat dari Saga – Saga no gabai bachan

4 responses to “Resensi buku Nenek hebat dari Saga – Saga no gabai bacha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s