Menunggu pemerintah atau kita lakukan sendiri secara swadaya?

Tidak usah beli GPS dan ikut-ikutan melakukan pemetaan. Sudah ada pemerintah dengan Bakosurtanal yang akan mengerjakannya. Begitu alasan istriku ketika menolak proposalku untuk meminjam uang guna membeli GPS. Aku berargumen bahwa selain untuk menunjang hobi bersepedaku aku bisa membantu melakukan pemetaan dengan alat yang kumiliki.

GPS impian, Garmin 60Csx

Andai saja semua bisa dilakukan dan dikerjakan oleh pemerintah tentu banyak hal akan menjadi mudah. Tanpa bermaksud menjelekkan pemerintah kita bisa melihat sendiri betapa banyak hal yang seharusnya menjadi pekerjaan pemerintah justru terbengkalai atu tidak terurus. Hal inilah yang mendasari volunteering atau kerelawanan. Bahkan di negeri yang sudah maju sekalipun kerelawanan ini bersinergi dengan pemerintah di banyak bidang.

Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Sebagian besar dari kita tentu hapal dengan bunyi dari salah satu ayat di UUD negara kita ini. Lantas berapa banyak dari fakir miskin dan anak-anak terlantar itu yang dipelihara oleh negara? Bisakah kita membayangkan bagaimana jika tidak ada yayasan, panti sosial dan lembaga-lembaga swadaya masyarakat yang mengambil alih peran tersebut?

Atau yang nyata-nyata terlihat di depan mata adalah peran swadaya masyarakat dalam bidang pendidikan dan kesehatan. Jika pemerintah hanya bisa menyediakan rumah sakit yang biasanya hanya ada satu buah per kabupaten atau kota madya maka rumah sakit swasta bisa memiliki jangkauan yang lebih luas. Begitu juga lembaga-lembaga pendidikan yang dikelola masyarakat menjadi penampung siswa-siswi yang tidak tertampung oleh sekolah negeri.

Karena itu bergerak dan ambillah peran yang bisa kita lakukan masing-masing tanpa harus menunggu pemerintah.

Jika sampai saat ini pemerintah belum bisa mengurai kemacetan ataupun mengurangi polusi udara maka mulailah bersepeda ke tempat kerja. Jika pemerintah mengeluh akibat APBN tersedot untuk BBM bersubsidi maka ambillah peran mengurangi subsidi BBM dengan bersepeda ke tempat kerja atau mengisi bahan bakar kendaraan anda dengan Pertamax atau Pertamax Plus (mobil-mobil keluaran tahun 2000 ke atas memang seharusnya memakai BBM jenis ini 🙂 ).

Jika pemerintah belum bisa menyediakan pengetahuan yang murah dan mudah bagi warganya maka berkontribusilah untuk mengembangkan dan menyempurnakan Wikipedia berbahasa Indonesia.

Jika Bakosurtanal sampai saat ini belum bisa memetakan seluruh wilayah indonesia dengan detail maka manfaatkan GPS anda untuk mengunci koordinat dari tempat-tempat penting dan menarik atau justru tempat-tempat terpencil yang mungkin tidak pernah dilirik oleh pemerintah. Bisa jadi koordinat yang anda tambahkan untuk melengkapi peta Indonesia itu suatu saat sangat diperlukan misalnya ketika terjadi bencana alam. Berbekal koordinat yang sudah ada maka helikopter atau tim penolong bisa menjangkau lokasi dengan cepat dan tepat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s