Jangan salahkan rokku yang mini, tapi otakmu yang mini

Banyak orang melindungi rumahnya dengan kelambu (selain untuk privasi juga agar tidak kelihatan dari luar), teralis besi, bahkan sistim CCTV agar tidak ada orang yang berani mencuri.

Diharapkan dengan melihat teralis besi dan CCTV pencuri akan berpikir dua, tiga, empat kali atau bahkan tidak jadi sama sekali untuk mencuri. Tidak ada satupun dari mereka membiarkan rumahnya terbuka lebar dan memajang harta kekayaannya lalu berkata, “Jangan salahkan diriku yang kaya, tapi salahkan dirimu yang miskin“.

Sebaliknya banyak orang yang mengobral keindahan tubuhnya untuk semua orang lalu mereka berkata seperti ini, “Jangan salahkan rokku yang mini, tapi otakmu yang mini

Jangan salahkan rokku yang mini, tapi otakmu yang mini (sumber: Kompas)

Lalu temanku bergurau, jangan-jangan nanti bakal ada rok mikro, nano atau piko. Terus ada istilah baru lagi, “Jangan salahkan rokku yang nano, tapi salahkan otakmu yang piko ^^

5 responses to “Jangan salahkan rokku yang mini, tapi otakmu yang mini

  1. saya suka artikel ini.. boleh copas gak..?? perlu disebarkan.. karena kita juga yang di salahkan, kalao tanpa sengaja (lalu di liatin terus) kita melihat ke pemakai rok mini…

  2. Wah mas, kalau pakai logika anda, berarti rumah2 bagus di Simprug seharusnya memasang facade rombengan dan menebar sampah di depannya, ya? Saya ngga setuju mas. Hak milik adalah hak milik seseorang, apa hak anda untuk mengambilnya? Dengan logika anda, kalau kita ulur sedikit, berarti jika anda membawa motor rombengan pun seorang maling berhak mengambilnya. Mau berhenti di mana? Quo vadis mas Irawan?

    • Saya berpendapat, mau dibiarkan terbuka atau tertutup, seseorang tidak boleh mengambil hak orang lain. Yang ingin saya tekankan adalah, kita tidak bisa mengontrol orang lain, maka yang ada pada diri kita itulah yang kita kontrol/pelihara. Preventif itu jauh lebih baik. Kalau kita berbicara dalam bahasa statistik maka kita memperkecil peluang kejadian. Imho, pengandaian anda terlalu jauh🙂 cmiiw

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s