Penumpang pesawat keras kepala

Saat-saat mendarat dan tinggal landas adalah saat-saat kritis dalam penerbangan. Saat mendarat pesawat bisa oleng ataupun mengalami hentakan cukup keras. Karena itu awak kabin selalu cerewet dan tidak jemu-jemunya mengingatkan kita untuk mengencangkan sabuk pengaman, melipat meja di hadapan dan menegakkan sandaran kursi.

Malam itu dalam penerbangan ke Jakarta dengan Lion Air, seorang penumpang yang kelihatannya baru sekali naik pesawat terbang dan agak keras kepala bersitegang dengan awak kabin karena dilarang memakai toilet saat pesawat hendak mendarat. Awak kabin menyarankan agar ia menahan hajatnya dan kembali ke kursinya. Si penumpang bersikeras untuk menunggu di depan toilet sambil beralasan tempat duduknya cukup jauh dari toilet. Padahal sejauh-jauhnya kabin pesawat tidak akan melebihi panjang lapangan bola.

Cukup lama si penumpang beradu argumen dengan awak kabin bahwa ia akan menunggu pesawat mendarat di depan toilet saja. Setelah diberitahu bahawa ia bisa terlempar ketika pesawat mendarat keras dan  penumpang lainnya ikut membujuk akhirnya si penumpang menyerah dan ia kembali ke tempat duduknya.

Peringatan awak kabin rupanya menjadi kenyataan. Pesawat mendarat cukup keras. Andai saja si penumpang tetap berada di depan toilet pasti ia akan benar-benar terlempar . Jika itu terjadi bisa jadi ia akan batal umroh.

Pilot dan awak kabin adalah orang-orang yang lebih tahu tentang keselamatan penerbangan dibanding kita sebagai penumpang. Petunjuk dan instruksi mereka wajib kita ikuti bukannya mengikuti sikap sok tahu dan keras kepala kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s