Pengalaman mengikuti kursus mengemudi di Cikarang

“Selamat pagi”

“Sudah pernah pegang mobil, belum?”

“Di bawah ada tiga pedal. Pedal kopling, pedal rem dan pedal gas.”

“Kaki kiri untuk kopling. Kaki kanan untuk rem dan gas.”

“Perhatikan tuas gigi. Ada nomer 1-5 dan R. Gigi ganjil selalu di depan.”

“Sekarang kaki kiri injak kopling dalam-dalam. Kaki kanan injak rem.”

“Turunkan rem tangan. Masukkan ke gigi satu”

“Lepas rem. Angkat kopling pelan-pelan.”

Begitulah awal pelajaran dalam kursus mengemudi di salah satu kursus mengemudi yang ada Cikarang. Tanpa teori panjang lebar siswa/i langsung diajak praktek di jalan raya. Teori diberikan sambil mengemudi. Awalnya kaget juga karena saya pikir latihan pertama akan dilakukan di lapangan atau jalanan sepi.

Meski demikian sebenarnya siswa/i tidak dilepas sepenuhnya. Instruktur masih mengontrol pedal kopling dan rem. Mobil latihan ini dimodifikasi sehingga ada pedal tambahan bagi instruktur. Makanya jangan kaget jika di awal-awal belajar perpindahan gigi terasa langsung lancar dan smooth.

Belajar mengemudi mobil

Hari-hari pertama kursus sepertinya memang untuk membiasakan siswa/i dengan mobil. Siswa/i ditunjukkan cara mengemudi dan diharapkan mendapatkan feel dari arahan instruktur. Kendali terbesar masih dari instruktur.

Baru pada hari ketiga kita diberi kesempatan lebih besar untuk memegang kendali (kemudi, kopling dan rem). Biasanya di sini kita masih sering mengalami mati mesin karena pelepasan kopling yang tidak smooth. Tetapi jika kita tekun dan sungguh-sungguh pasti akan segera mendapatkan feel-nya meskipun tidak terlalu smooth.

Hari ketiga mulai diajari setengah kopling. Hari keempat diajari maju, jalan, maju jalan dengan mode setengah kopling untuk kondisi jalan macet datar ataupun tanjakan. Hari kelima baru diajari belokan-belokan tajam dan teknik mundur atau parkir.

6x pertemuan @1 jam tentu saja belum cukup untuk mencapai kemahiran mengemudi tetapi sudah cukup untuk bisa membawa mobil pelan-pelan dengan kondidi lalu lintas tidak terlalu padat.

Yang saya suka dari instruktur saya adalah ia selalu memberikan pressure atau komplain saat saya membuat kesalahan. Hal itu justru membuat saya bersungguh-sungguh dan berkonsentrasi penuh😀

Kartu kursus mengemudi

Kartu kursus mengemudi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s