Gadis dan sopir Kopaja 63

Setelah selesai proses penandatanganan kontrak dan berbagai dokumen saya segera menuju ke perempatan Tanjung Barat untuk menunggu Kopaja 63 dari arah Depok. Setelah menunggu sekitar 10 menit sebuah Kopaja 63 melintas. Saya segera naik dan mengambil posisi di belakang untuk mencari pegangan karena semua kursi terisi. I know well how Kopaja driver’s driving stye. I grabbed the crossbars tightly.

Di jalan tol yang cukup padat sopir Kopada mulai memainkan stylenya. Kopaja terasa meloncat-loncat karena si sopir tidak membiarkan sedikitpun jarak tersisa dengan kendaraan di depannya agar bisa keluar tol secepat mungkin. Saya harus memainkan keseimbangan agar tidak tersentak ataupun terhuyung-huyung.

Setelah keluar tol dan memasuki Jalan Antasari seorang perempuan muda naik. Awalnya ia hanya berdiri di pintu tengah. Setelah beberapa saat dengan sigap ia mengluarkan bangku cadangan yang berada di belakang pintu. Caranya mengeluarkan dan memasang bangku terlihat piawai. Saya heran.

Setelah bangku terpasang di atas kap mesin ia segera duduk di samping sopir. Tiba-tiba saja si sopir mengulurkan tangan kanannya ke arah si gadis. Si gadis mencium tangan sopir Kopaja dengan takzim. Setelah itu terlihat mereka terlibat obrolan dengan akrab. Rupanya si gadis adalah anak dari sopir Kopada tersebut. Wajah mereka terlihat mirip.

Saya salut dengan sikap gadis tersebut. Tanpa merasa canggung dan malu ia sungkem kepada bapaknya yang sedang menyopir. Ia mengabaikan pandangan sebagian orang yang kurang menghargai profesi sopir Kopaja.

Gadis dan sopir Kopaja

Gadis dan sopir Kopaja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s