Distribusi pendapatan | Berbelanjalah kepada pedagang-pedagang kecil

Saya baru saja menonton video-video dari Varun Pruthi ketika bersepeda di sore hari. Ketika melintas di gerbang Klaster Elysium ketika pandangan jatuh pada seorang kakek yang sedang berhenti membetulkan pikulannya yang berisi sayur-sayuran.

Penjual sayur dan pisang

Penjual sayur dan pisang

Saya tertarik untuk melihat-lihat barang dagangannya. Ada genjer, daun singkong dan dua sisir pisang ambon. Saya tidak mungkin memasak daun singkon dan genjer sebanyak itu. Saya bertanya berapa harga satu sisir pisang hijau. Ternyata murah sekali, hanya 10.000 rupiah. Sementara dengan harga yang sama saya hanya mendapatkan 3 pisang sunpri**.

Pisang hijau

Pisang hijau

Tiba-tiba teringat dengan quote dari salah satu video Varun Pruthi,

We bargain with poor vendors standing in hot sun

But we never bargain with rich vendors in malls/restaurants

Why do we complain about poverty?

When we are the ones who exploit the poor

Strong people don’t exploit others – They help them

Saya langsung merogoh kantong dan mengulurkan uang 10.000 rupiah untuk satu sisir pasang.

Kita harus menghargai usah dan kerja keras kakek ini dalam mencari rejeki yang halal dan bermartabat di mana pada saat yang sama banyak orang yang lebih muda dan segar bugar malah menjadi pengemis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s