Bakwan jagung

Bahan-bahan untuk membuat bakwan jagung:

  • Tepung bumbu: Sasa, Sajiku, Ajinomoto, dll
  • Jagung muda
  • Daun bawang
  • Cabai
  • Wortel
  • Telur ayam
  • Lada atau merica
Bahan-bahan bakwan jagung

Bahan-bahan bakwan jagung

Jagung muda diserut dengan pisau. Perkirakan pemotongan hanya mengenai separuh butiran jagung. Pemotongan yang terlalu tandas akan membuat akar butiran jagung terbawa. Untuk mengambil pati jagung yang masih tersisa gunakan punggung pisau untut mengurut sehingga pati jagung tidak ada yang tersisa pada tongkol jagung.

Potong wortel arah melintang sehingga berbentuk lingkaran-lingkaran. Setelah itu wortel dirajang agar teksturnya menjadi lembut. Rajang daun bawang. Tambahkan sebutir telur. Tambahkan 1 sachet merica. Tambahkan tepung bumbu.

Campur semua bahan lalu aduk hingga merata. Tidak perlu menambah air ke dalam adonan karena air dari butiran jagung, wortel dan teluar sudah cukup untuk melumerkan tepung bumbu. Jika adonan terlalu encer tambahkan lagi tepung bumbu.

Setelah adonan merata bisa langsung digoreng dengan api yang tidak terlalu besar agar matang merata.

Bakwan jagung

Bakwan jagung

Gadis dan sopir Kopaja 63

Setelah selesai proses penandatanganan kontrak dan berbagai dokumen saya segera menuju ke perempatan Tanjung Barat untuk menunggu Kopaja 63 dari arah Depok. Setelah menunggu sekitar 10 menit sebuah Kopaja 63 melintas. Saya segera naik dan mengambil posisi di belakang untuk mencari pegangan karena semua kursi terisi. I know well how Kopaja driver’s driving stye. I grabbed the crossbars tightly.

Di jalan tol yang cukup padat sopir Kopada mulai memainkan stylenya. Kopaja terasa meloncat-loncat karena si sopir tidak membiarkan sedikitpun jarak tersisa dengan kendaraan di depannya agar bisa keluar tol secepat mungkin. Saya harus memainkan keseimbangan agar tidak tersentak ataupun terhuyung-huyung.

Setelah keluar tol dan memasuki Jalan Antasari seorang perempuan muda naik. Awalnya ia hanya berdiri di pintu tengah. Setelah beberapa saat dengan sigap ia mengluarkan bangku cadangan yang berada di belakang pintu. Caranya mengeluarkan dan memasang bangku terlihat piawai. Saya heran.

Setelah bangku terpasang di atas kap mesin ia segera duduk di samping sopir. Tiba-tiba saja si sopir mengulurkan tangan kanannya ke arah si gadis. Si gadis mencium tangan sopir Kopaja dengan takzim. Setelah itu terlihat mereka terlibat obrolan dengan akrab. Rupanya si gadis adalah anak dari sopir Kopada tersebut. Wajah mereka terlihat mirip.

Saya salut dengan sikap gadis tersebut. Tanpa merasa canggung dan malu ia sungkem kepada bapaknya yang sedang menyopir. Ia mengabaikan pandangan sebagian orang yang kurang menghargai profesi sopir Kopaja.

Gadis dan sopir Kopaja

Gadis dan sopir Kopaja

Warteg dan Starbucks

Jumat, 10 April 2015 adalah hari pertama saya bergabung dengan sebuah perusahaan multinasional dari Amerika Serikat. I am hired as an application engineer.

Setelah turun dari bus AO Lippo Cikarang-Blok M di Carrefour Cawang, saya melanjutkan perjalanan dengan KRL sampai stasiun Tanjung Barat.

Jam masih menunjukkan angka 7:15 saat keluar dari stasiun Tanjung Barat. Di sebelah kiri tampak warteg yang baru buka dengan pengunjung hanya dua orang. Warteg terlihat bersih. Saya pun mampir. Nasi dengan sayur daun singkong, ditambah oseng kentang dan sebutir telur berharga 10.ooo rupiah. Cukup murah.

Siang hari, seorang rekan yang sudah bekerja terlebih dahulu di perusahaan yang baru saya masuki bercerita kepada saya. Pada saat menawarkan pekerjaan di tempatnya sering kali ditanya oleh calon pekerja apakah di kantornya ada outlet Starbucks? Di bergumam, memang gajimu berapa mau  nongkrong di Starbucks setiap hari?

Hidup di kota besar dan dikelilingi oleh berbagai kemudahan dan pilihan hiburan maupun tempat nongkrong merupakan godaan bagi para new employee. Mereka yang tidak pandai-pandai mengatur keuangan dan prioritas bisa terseret pada gaya hidup metroplis bahkan hedonis yang pada akhirnya tidak menyisakan enough money for savings.

Honestly, I am thrifty. I can not spend 40.000 to get a cup of coffee at Starbucks. With those money I can get four meals at Warteg.

Nasi kuning selera Nusantara

Kadang-kadang terbersit rasa khawatir saat membeli nasi kuning di pedagang kaki lima. Jangan-jangan warna kuningnya memakai pewarna kimia yang tidak aman. Karena itu saya sering memasak nasi kuning sendiri dengan bumbu sekedarnya.

Bumbu utama nasi kuning adalah kunyit dan daun sereh. Kunyit sebagai pewarna kuning, daun sereh untuk menambah aroma spicy. Untuk menambah rasa bisa ditambahkan irisan bawang merah dan bawang putih sesuai selera. Agar tidak terlalu hambar bisa ditambahkan sedikit garam.

Bumbu nasi kuning

Bumbu nasi kuning

Nasi kuning akan lebih nikmat jika disantap hangat dengan lauk kering, yaitu kering tempe dan kering kentang, serta abon. Supaya lebih sehat jangan lupa tambahkan sayuran seperti irisan timun dan wortel segar serta kacang panjang kukus/rebus. Sebagai penambah selera bisa ditambahkan bakwan jagung. Yummy!!

Nasi kuning selera Nusantara

Nasi kuning selera Nusantara

Kering tempe berasal dari Malang. Tempe Malang adalah tempe terenak di Indonesia. Abon ikan berasal dari Sulsel. Kemungkinan diproduksi di Sengkang. Kering kentang berasal dari Sidenreng Rappang. Selain abon ikan semua adalah homemade :)

 

Why Doesn’t Our Media Value Muslim Lives?

Originally posted on Nathan Beesley:

The victims of Tuesday’s tragic shooting.

Deah Shaddy Barakat, Yusor Mohammad and Razan Mohammad Abu-Salha were shot dead in their home earlier today, but unlike the Charlie Hebdo murders of last month, there has been a near media blackout around their deaths.

In fact, I only heard about the murders from Twitter, where #ChapelHillShooting is currently trending. Of course there were the usual suspects. British journalist Ben White shared the Fox News homepage, where the murders were given a single line near the bottom of the page. The headline, ‘NC man charged in shooting death of three people’, intentionally erased the Muslim identity of the victims and, by extension, the motives of the killer.

But it wasn’t just the American right who failed to cover the tragedy. The BBC homepage was just as silent. No mention of a ‘terrorist attack’ in North Carolina. No demonstrators taking to the streets of…

View original 457 more words

Jalur Kereta Api Kabupaten Bekasi (Cikarang Timur – Cikarang Pusat – Serang Baru – Cibarusah – Jonggol)

Saat mencari informasi tentang proyek elektrifikasi dan DDT (double double track) Bekasi – Cikarang, secara tidak sengaja saya menemukan bahwa terdapat Peraturan Daerah Kabupaten Bekasi Nomor 12 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bekasi 2011-2031.

Yang menarik dari Perda tersebut adalah rencana pembangunan jaringan rel Kereta Api yang menghubungkan wilayah-wilayah Kabupaten Bekasi bagian timur dan selatan. Pasal 41 ayat 1 bagian f mengatakan: Pengembangan jalur dan stasiun kereta api meliputi:

1. peningkatan jaringan rel kereta api 4 (empat) lajur (double-double track ) Manggarai–Cikarang;
2. pembangunan jaringan rel kereta api lintas cabang menghubungkan Cikarang Timur–Cikarang Pusat–Serang Baru–Cibarusah–Kabupaten Bogor;
3. peningkatan stasiun Tambun Selatan–Cibitung–Cikarang Utara–Cikarang Timur–Kedungwaringin menjadi stasiun pengumpan; dan
4. pembangunan stasiun baru/shelter di Kecamatan Cibitung;
5. pembangunan jembatan layang (fly over) di Kecamatan Tambun Selatan-Cibitung–Cikarang Barat.

Peta Jalur Kereta Api Kabupaten Bekasi

Peta Jalur Kereta Api Kabupaten Bekasi

Menurut perkiraan saya, jaringan kereta api tersebut nantinya akan berawal dari Stasiun Lemahabang ke arah kantor Pemkab Bekasi di Delta Mas, berbelok ke kanan ke arah Serang Baru dan berbelok ke arah selatan menuju Cibarusah dan Jonggol (Kabupaten Bogor). Dengan jalur seperti ini maka beberapa kawasan industri di Cikarang akan terhubung dengan jaringan kereta api tersebut, antara lain: Jababeka 2, GIIC dan Delta Silicon 5.

Stasiun-stasiun yang mungkin dibangun di sepanjang jaringan keret api tersebut kemungkinannya adalah: Jababeka, Pemkab/Delta Mas, Serang Baru, Cibarusah, Jonggol/Citra Raya. Artinya adalah, properti atau perumahan di sepanjang jaringan kereta api tersebut prospeknya sangat bagus di masa depan.

Khusus untuk Lippo Cikarang dimana arah pengembangannya semakin ke timur maka yang berprospek cerah adalah rumah-rumah di sekitar GT Cibatu KM34.7 dan Elysium. Kedua lokasi ini paling dekat dengan kantor Pemkab Bekasi/Delta Mas dan Jababeka 2 sehingga di masa depan akan sangat merasakan manfaat dari jaringan kereta api ini (dengan asumsi di lokasi tersebut dibangun stasiun kereta api).

Jika pembangunan jaringan rel kereta api di Kabupaten Bekasi tersebut terwujud, maka ini adalah langkah cerdas dan kemajuan luarbiasa. Kabupaten Bekasi terutama Cikarang yang menjadi wilayah penyangga Jakarta selama ini terasa dianaktirikan karena belum memiliki moda tansportasi masal ke ibukota. Selama ini warga Cikarang hanya bisa mengandalkan jalan arteri dan jalan tol yang waktu tempuhnya lama karena sering macet dan daya angkutnya kecil.

Menurut sejarawan Ali Anwar, sebenarnya di masa pendudukan Belanda jalur kereta api Cibarusah-Lemahabang pernah beroperasi. Pada masa pendudukan Jepang jalur tersebut sempat dimatikan. Pada masa revolusi kemerdekaan jalur tersebut sempat dihidupkan kembali oleh para pejuang tetapi kemudian mati lagi di masa kemerdekaan karena kalah bersaing dengan moda tranportasi mobil.